Ketiganya dikontsruksi dan
dijajakan lewat persuasi maupun seduksi. Di sisi lain, fesyen, seks dan kuliner
adalah juga manifestasi idealisme modern sendiri, yang berfokus pada produksi
‘kebaruan’ terus menerus, tanpa henti.
" Indonesia akan maju jika manusianya berpikir dan bertindak lebih maju dibandingkan manusia lainnya "
Kamis, 04 Agustus 2016
Penanda Identitas Kehidupan Kaum Urban
Label:
Bandung,
filsafat,
gerakan pengubahan,
Indonesia,
pendidikan,
Umum
Lokasi:indonesia
Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Komitmen Intelektual Menuntut Semangat Keterlibatan
“Dunia intelektual adalah dunia
yang dinamis. Ia tidak statis. Dunia intelektual tidak hanya bergerak dalam
konsep pembelajaran di ruang kelas, melainkan terus berubah mengikuti
jejak-jejak peradaban yang terus tumbuh dan berubah. Di saat yang sama ruang lingkup
intelektual tidak bisa dinormatifkan atau didogmatisasi seperti agama”. Itulah
sepenggal kutipan menarik yang dinarasikan oleh Clara Sahasti Astuti yang juga
selaku ketua panitia Seminar dan Penghargaan Saint Thomas Aquinas Awards 2016
bertajuk, ‘’komitmen intelektual menuntut semangat keterlibatan kaum muda
katolik Indonesia”. Berlangsung pada Jumat 29 April 2016 di aula pascasarjana
Unpar Bandung.
Label:
Bandung,
gerakan pengubahan,
Indonesia,
pendidikan,
Umum
Lokasi:indonesia
Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Ahmad Syafii Maarif : Hakekat Kemanusiaan Adalah Bersahabat
Akhir-akhir
ini, di Indonesia agama sering dikaitkan dengan suatu tindakan kekerasan.
Situasi ini sungguh memprihatinkan kehidupan warga bangsa. Namun sinyalemen
tersebut di sanggah melalui pernyataan apologetis (tindakan membela diri) bahwa
agama sungguh hadir untuk mendamaikan, merukunkan dan mengajarkan segala kebaikan.
Situasi ini semakin rumit dan pelik, karena agama cenderung di politisasi
sebagai jalan pintas menuju puncak kekuasaan.
Label:
Bandung,
gerakan pengubahan,
Indonesia,
islam,
Nahdatul Ulama,
NU,
pendidikan,
religion
Lokasi:indonesia
Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Menalar Terorisme
Menalar Terorisme
Akhir-akhir ini, agama berada dalam ancaman yang
sangat serius. Tidak jarang agama mala menjadi dasar dalil untuk
mengobrak-abrik sisi lain dari kemanusiaan kita. Banyak fenomena yang
memperlihatkan dan bahkan mempertontonkan agama sebagai institusi justru
menjadi sumber-sumber utama persoalan. Hal ini tentu membuat publik bertanya-tanya
dimanakah letak fundamen problematic agama kini? Represi brutal di Paris
beberapa waktu lalu merupakan rezim terorisme yang mengusung ideology agama
sebagai pembenaran. Di negeri kita saat ini bergelut dengan orang
hilang secara misterius dan mengejutkan banyak pihak. Ancaman teror rupanya
masih tumbuh subur dan terus mengganggu peradaban bangsa kita. Fenomena
kehilangan beberapa mahasiswa dan dokter Rica bersama anaknya memperlihatkan
fenomena itu.
Label:
gerakan pengubahan,
Indonesia,
pendidikan,
terorisme
Lokasi:indonesia
Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Langganan:
Postingan (Atom)
