Tahun pastoral pembukaan keuskupan bandung
Mengingat
tahun kebangsaan yang akan diselenggarakan bulan Desember ini keuskupan Bandung
mengundang anggota Aktif Pmkri untuk mengisi acara Misa tahun pastoral
pembukaan keuskupan bandung sebagai model perarakan pakaian tradisional
se-indonesia yang terdiri dari:Sumatera Utara,Yogyakarta,Papua,Kalimantan,Jawa
Barat sebagai perwakilan dari semua pakaian tradisional se-indonesia.
Kegiatan itu
dilaksanakan pada tgl 23 November 2013 lalu yang dipimpin oleh uskup bandung Mgr.Ignatius Suharyo dengan Tema”Dialog Kebangsaan” dan Subtema
“mengajak umat keuskupan bandung untuk sadar,terlibat,dan mengakar dengan dunia
politik. Anggota Aktif yang mengikuti acara ini adalah Grecia Manihuruk dengan
Rony Rumahorbo yang menjadi pasangan pakaian tradisonal Yogyakarta,Elsa
Sihotang dengan Santo situmorang yang menjadi pasangan pakaian tradisional
Sumatera Utara,Ucke(KMK UPI) dengan F.Arie Wardana yang menjadi pasangan
pakaian tradisional Papua,Regina E.G.P dengan Agus(KMK UPI) yang menjadi
pasangan pakaian tradisional Kalimantan,Marz wera dan Jones mario hebry yang
berperan menjadi pembawa bendera Indonesi dan Bendera Vatikan.
Setelah sukses
mengikuti Misa tahun pastoral pembukaan keuskupan bandung dilanjutkan acara
seminar tahun pastoral keuskupan bandung yang dipimpin oleh uskup bandung
Mgr.Ignatius Suharyo dan beberapa pastor yang mengabdi di keuskupan Bandung
dengan tema yang sama pada saat Misa Tahun Pastoral Keuskupan Bandung yakni
“dialog kebangsaan” yang mendasar dari sub tema”mengajak umat keuskupan bandung
untuk sadar,terlibat,dan mengakar dengan dunia politik” dan di sekretarisi oleh
mantan ketua Dpc Pmkri Bandung Midian Sihotang.pada saat seminar itu juga ada
kegiatan serah terima jabatan ketua tim fokus pastoral 2013 pastor Alex ke
ketua baru pastor Iwan ketua baru tim fokus pastoral 2014 .
Menurut
keseluruhan Anggota aktif Pmkri yang mengikuti kegiatan ini merasa terkesan
karena baru pertama kali mengikuti acara seperti ini yang diselenggarakan oleh
keuskupan Bandung dan menjadi pemeraga pakaian tradisional se-Indonesia dan
panitia Konsumsi dan Penyambut tamu pada saat seminar pembukaan tahun pastoral
keuskupan bandung.
Banyak makna
yang bisa dipetik dari kegiatan penyambutan tahun pastoral pembukaan keuskupan
bandung yang diantaranya adalah menyatukan semua suku yang ada di Indonesia
dan pendekatan orang muda katolik untuk
keuskupan bandung yang lebih erat dan menyatu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar