Rabu, 18 Februari 2015

Tahun pastoral keuskupan bandung

Tahun pastoral pembukaan keuskupan bandung
Mengingat tahun kebangsaan yang akan diselenggarakan bulan Desember ini keuskupan Bandung mengundang anggota Aktif Pmkri untuk mengisi acara Misa tahun pastoral pembukaan keuskupan bandung sebagai model perarakan pakaian tradisional se-indonesia yang terdiri dari:Sumatera Utara,Yogyakarta,Papua,Kalimantan,Jawa Barat sebagai perwakilan dari semua pakaian tradisional se-indonesia.
Kegiatan itu dilaksanakan pada tgl 23 November 2013 lalu yang dipimpin oleh uskup bandung  Mgr.Ignatius Suharyo  dengan Tema”Dialog Kebangsaan” dan Subtema “mengajak umat keuskupan bandung untuk sadar,terlibat,dan mengakar dengan dunia politik. Anggota Aktif yang mengikuti acara ini adalah Grecia Manihuruk dengan Rony Rumahorbo yang menjadi pasangan pakaian tradisonal Yogyakarta,Elsa Sihotang dengan Santo situmorang yang menjadi pasangan pakaian tradisional Sumatera Utara,Ucke(KMK UPI) dengan F.Arie Wardana yang menjadi pasangan pakaian tradisional Papua,Regina E.G.P dengan Agus(KMK UPI) yang menjadi pasangan pakaian tradisional Kalimantan,Marz wera dan Jones mario hebry yang berperan menjadi pembawa bendera Indonesi dan Bendera Vatikan.
Setelah sukses mengikuti Misa tahun pastoral pembukaan keuskupan bandung dilanjutkan acara seminar tahun pastoral keuskupan bandung yang dipimpin oleh uskup bandung Mgr.Ignatius Suharyo dan beberapa pastor yang mengabdi di keuskupan Bandung dengan tema yang sama pada saat Misa Tahun Pastoral Keuskupan Bandung yakni “dialog kebangsaan” yang mendasar dari sub tema”mengajak umat keuskupan bandung untuk sadar,terlibat,dan mengakar dengan dunia politik” dan di sekretarisi oleh mantan ketua Dpc Pmkri Bandung Midian Sihotang.pada saat seminar itu juga ada kegiatan serah terima jabatan ketua tim fokus pastoral 2013 pastor Alex ke ketua baru pastor Iwan ketua baru tim fokus pastoral 2014 .
Menurut keseluruhan Anggota aktif Pmkri yang mengikuti kegiatan ini merasa terkesan karena baru pertama kali mengikuti acara seperti ini yang diselenggarakan oleh keuskupan Bandung dan menjadi pemeraga pakaian tradisional se-Indonesia dan panitia Konsumsi dan Penyambut tamu pada saat seminar pembukaan tahun pastoral keuskupan bandung.

Banyak makna yang bisa dipetik dari kegiatan penyambutan tahun pastoral pembukaan keuskupan bandung yang diantaranya adalah menyatukan semua suku yang ada di Indonesia dan  pendekatan orang muda katolik untuk keuskupan bandung yang lebih erat dan menyatu.

Tidak ada komentar: