Senin, 16 Maret 2015

Human Reaction Time

HUMAN REACTION TIME


TUJUAN PERCOBAAN

     Tujuan dari percobaanHuman Reaction Of Time” ini adalah:
1.     Untuk mengetahui variasi dalam kecepatan refleks manusia dalam sekelompok  mahasiswa.
2.     Mengembangkan rencana untuk penyelidikan praktis terhadap masyarakat umum.
3.     Untuk mengetahui apakah seseorang selalu berkonsentrasi ataupun tidak
4.     untuk Merumuskandan menguji hipotesis tentang waktu reaksi
5.     Memahami penggunaan waktu reaksi dalam kehidupan sehari-hari
6.     Mampu melakukan pengukuran waktu reaksi terhadap teman yang lain.



1.     ALAT DAN BAHAN

1.     Penggaris meteran (30/60 cm)
2.     Stopwatch
3.     Meja
4.     Kursi



PENGANTAR
Waktu reaksi manusia dibagi menjadi tiga tahap yakni waktu untuk impuls saraf untuk lulus dari reseptor ke korteks serebral,waktu yang dibutuhkan untuk memproses impuls saraf dan mengatur reaksi menanggapi dalam sistem saraf pusat,dan saat organisme menanggapi tindakan.
Waktu reaksi manusia tergantung pada modalitas stimulus dan stimulus itu dibagi menjadi beberapa bagian yaitu pada jenis sinyal stimulus,intensitas stimulus,tingkat pendingin.sedangkan membiasakan menanti persepsi sinyal, usia dan jenis kelamin,dan kompleksitas reaksi ( sederhana atau selektif ) .
Untuk reaksi sederhana manusia rata-rata waktu dalam kasus yang paling menguntungkan tidak kurang dari 0,15 detik.Waktu reaksi manusia adalah salah satu faktor yang paling penting dalam pemilihan pekerjaan .
 Dalam kehidupan sehari-hari kita selalu melakukan gerak. Gerak adalah suatu tanggapan terhadap rangsangan baik dari dalam tubuh maupun dari luar tubuh. Salah satu contoh gerak yang paling sering tidak disadari adalah bernafas. Gerak umumnya terjadi secara sadar, tetapi ada juga gerak yang terjadi tanpa disadari yang disebut dengan gerak refleks. Gerak refleks adalah gerak yang terjadi secara spontan tanpa perintah dari otak atau tanpa memerlukan kontrol dari otak, sehingga refleks berjalan dengan sangat cepat.Ada dua orang ahli neurologi dari jerman yaitu Wilhelm Heinrich Erb dan Carl Friedrich Otto Westphal tahun 1875 mengatakan bahwa jalannya gerak refleks sebagai berikut, ketika rangsangan diterima di reseptor, rangsangan tersebut kemudian diteruskan oleh saraf sensori ke saraf pusat, diterima oleh sel saraf penghubung tanpa diolah diotak, tetapi langsung dikirim ke saraf motorik untuk disampaikan ke efektor yaitu otot atau kalenjar manusia [1]. Contoh gerak refleks dalam hidup sehari-hari adalah seperti ketika tangan kita terkena bara api yang sangat panas, maka spontan kita akan menarik tangan kita.

 [2]
Gambar 1. Jalannya gerak refleks ketika tangan mengenai benda panas


Walaupun gerak refleks itu sangat cepat, tetapi waktu reaksi dapat dihitung.  Waktu reaksi manusia juga dapat didefinisikan sebagai  gerak yang disadari untuk menjawab suatu rangsangan yang datang. Waktu reaksi adalah lama waktu yang digunakan untuk menjawab rangsangan setelah iya menerima rangsang. Cepat tidaknya waktu reaksi manusia itu sangat dipengaruhi oleh beberapa hal antara lain jenis kelamin,umur seseorang, jenis rangsangan,kondisi fisik,tingkat keterlatihan,tingkat kebugaran,dan intensitas perhatian serta tingkat konsentrasi atau tidaknya seseorang.
Didalam modul ini,kita dapat mempelajari dan memahami cara menjawab dan menemukan apa yang akan dicari sebagai hasil dari percobaan ini. Percobaan yang akan kita lakukan ini berhubungan erat dengan adanya gaya gravitasi bumi terhadap benda yang dijatuhkan,kecepatan benda pada saat benda itu dijatuhkan. Percobaan dalam modul ini menuntun kita untuk mendapatkan hasil kecepatan waktu reaksi seseorang pada saat melakukan gerak refleks untuk menangkap mistar/penggaris yang jatuh. Persamaan yang digunakan untuk mendapatkan waktu refleks manusia berdasarkan banyak data dan rata-rata yang didapat dalam percobaan adalah :

S = V0 + ɡ.t2
                                                                 
Dengan S adalah jarak(m).
V0 adalah kecepatan awal =0.
ɡ adalah gravitasi bumi ().
t adalah waktu refleks manusia(s).


Dengan persamaan ini kita dapat mencari tujuan awal dari percobaan ini,waktu reaksi gerak refleks yang dilakukan oleh manusia,persamaan diatas dapat diuraikan sebagai berikut :

 S = V0 +  ɡ.t2                       S =                    


2.S = ɡ.t2(3)                         t= (4)

dengan t adalah selang lamanya waktu refleks dari gerakan manusia untuk menangkap mistar yang dijatuhkan melewati ke 2 jari tangan, satuannya adalah second t= (s).





4.PERSIAPAN
Setelah semua alat dan bahan tersedia mintalah salah satu mahasiswa untuk menjadi seorang pelepas penggaris dan salah satu lagi untuk mencatat waktu selama percobaan dilaksanakan.
Waktu pelepasan benda atau penggaris haru disesuaikan dengan stopwatch yang ada juga jarak anatara benda yang akan dilepaskan dengan jarak ke tangan yang akan dicari waktu reaksinya.
Setelah konsisten antara sipelepas benda dengan pencatat waktu lakukan percobaan ini hingga mendapatkan hasil maksimum.
Setelah semua percobaan dilaksanakan dan data sudah cukup untuk praktikum tersebut buat dalam sebuah tabel data.
Lalu buat suatu kesimpulan dari hasil praktikum tersebut dalam sebuah catatan penting.

5.METODE PERCOBAAN
1.     Siapkanlah alat dan bahan-bahan percobaan yang akan dipakai saat melakukan percobaan.
2.     Susun dengan rapih, agar saat pemilihan serta pengambilan bahan-bahan percobaan tidak keliru dan berantakan.
3.     Setelah itu ambil meja untuk penahan pada saat penggaris/meteran dijatuhkan kebawah.
4.     Bebas untuk memakai kursi ataupun tidak, dalam menangkap meteran mahasiswa boleh dalam keadaan berdiri maupun duduk dikursi.
5.     Kedua orang mahasiswa mendapatkan tugasnya masing-masing,1 orang sebagai pelepas penggaris/meteran kebawah, dan 1lagi sebagai penangkap penggaris yang akan jatuh.
6.     Letakkan penggaris diatas atau diantara kelima jari penangkap
7.     Tentukan titik acuan nol pada penggaris tergantung bagaimana anda meletakkanya
8.     tinggi ataupun rendah pada tangan si penangkap.
9.     Buka 2 jari tangan dan beri jarak kurang lebih 2,5 cm supaya ada jarak untuk menangkap penggaris yang dijatuhkan.
10.            Ulangin percobaan tersebut sebanyak 20 kali, agar data yang didapat lebih presisi.
11.            Dan catat data hasil yang didapatkan kemudian carilah rata-rata dari data yang didapatkan menggunakan formula yang sudah ada.


HASIL PERCOBAAN

Tabel  Hasil percobaan sebanyak 20x
NO
BANYAK PERCOBAAN
JARAK JATUH MISTAR (m)
1


2


3


4


5


6


7


8


9


10


11


12


13


14


15


16


17


18


19


20



Grafik hasil percobaan.

Kesimpulan:
Dari semua rangkaian percobaan yang dilakukan untuk praktek ini adalah bertujuan untuk mengetahui kecapatan waktu reaksi seseorang untuk melakukan gerakan refleks tanpa memberi aba-aba yang dilakukan sebanyak 20x dengan tujuan mendapatkan data yang lebih akurat untuk dijadikan sebuah hasil dari percobaan ini.segi positif melakukan percobaan ini selain mendapatkan hasil dalam bentuk data adalah cara melakukannya sangat sederhana dan bisa dilakukan dimana saja baik diruangan terbuka maupun ruangan tertutup karena alat dan bahan yang digunakan juga sederhana dan tidak memiliki efek samping yang dapat mengakibatkan cedera maupun keseleo walau demikian perlu juga diketahui bahwa gaya gravitasi bumi sangat mempengaruhi waktu reaksi manusia pada saat melakukan percobaan ini.dari kesemuaan percobaan ini juga dapat kita ketahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi tingkat kecepatan waktu reaksi manusia pada saat melakukan percobaan ini seperti misalnya faktor umur,jenis kelamin,bahkan sampai tingkat kekonsentrasian seseorang.Ketika ditinjau dari segi faktor umur,umur yang lebih tua jauh lebih cepat waktu reaksinya dibandingkan dengan umur yang lebih muda hal ini diakibatkan karena kematangan pemikiran dan tingkat ke konsentrasian yang lebih tua jauh lebih baik dibandingkan dengan umur yang lebih muda.dan ketika ditinjau dari segi faktor jenis kelamin antara pria dan wanita setelah ditinjau berdasarkan percobaan ini pria lebih cepat waktu reaksinya secara umum daripada wanita hal ini dikarenakan pria lebih cepat waktu pemikirannya sehingga pada saat melakukan juga reaksinya lebih cepat dibandingkan wanita karena wanita ketika mengambil suatu keputusan selalu berpikir dua kali mengenai apa yang harus dilakukannya.
          

Tidak ada komentar: