1.Pendahuluan
Perkembangan Ilmu
Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) di negara maju sudah banyak menghasilkan dampak positif
untuk negara berkembang seperti negara Indonesia, Para ilmuwan saat ini lebih
mengembangkan perkembangan dalam bidang teknologi terutama dibidang teknologi
nuklir,
teknologi nuklirpada saat ini sudah hampir semua dimanfaatkan
dengan baik, reaksi nuklir merupakan reaksi dimana dua buah muatan nuklir atau
partikel nuklir saling bertubrukan. Reaksi
nuklir terbagi menjadi dua yaitu reaksi fusi nuklir dan reaksi fisi
nulir, reaksi fusi merupakan reaksi peleburan dua atau lebih inti atom yang
akan menjadi atom baru, sedangkan reaksi fisi merupakan reaksi pembelahan inti
atom yang disebabkan oleh tubrukan dari inti atom hal ini menghasilkan energi
dan atom-atom baru yang bermassa lebih kecil. Para ilmuwan mengembangkan ilmu
dalam bidang fisi nuklir salah satu contohya yaitu Reaktor nuklir.
Reaktor nuklir kebanyakan merupakan hasil dari reaksi fisi nuklir, kegunaan
reaktor nuklir merupakan alat yang bersifat mengatur dan menjaga kestabilan
dari reaksi nuklir dan menghindari dari terjadinya ledakan atau yang disebut
(bom atom). Reaktor fisi nukir pertama kali ditemukan oleh ahli fisika Perancis
Francis Perrin pada tahum 1972 yang ditemukan di tambang Oklo, Gabon (Afrika
Barat). Reaktor nuklir banyak dikembangkan setelah ditemukan salah satunya untuk
menggerakan kapal selam di Amerika Serikat dan sebagai sumber tenaga listrik
untuk menggerakan generator, tetapi Reaktor nuklir sekarang lebih difungsikan
sebagai alat pembangkit tenaga listrik hal ini berdampak positif bagi
masyarakat tetapi reaktor nuklir di Indonseia saat ini masih diperdebatkan
karena dampaknya sangat merugikan bagi masyarakat, karena dampaknya berupa
ledakan inti atom yang sering disebut juga sebagai bom atom.
2.Reaksi
kimia
Reaksi kimia yang
terjadi pada reaktor nuklir itu terletak pada proses pereaksian ketika
diberikan sebuah Neutron sehingga menghasilkan
yang belum stabil
sehingga jika tidak segera di stabilkan akan terjadi ledakan yang sangat besar.hal
itu dapat kita lihat melalui tahap reaksi seperti dibawah ini.
Pada Reaktor nuklir
bahan atau unsur kimia yang digunakan merupakan
(Uranium) Contoh dari reaksi nuklir sebagai
berikut :
Hal ini akan
berdampak negatif, karena ledakan dari unsur uranium yang akan menghasilkan 3
buah neutron bebas yang akan bertubrukan dengan unsur uranium yang lain hal ini
terjadi secara berulang-ulang dan hal ini yang sering kita kenal dengan sebutan
bom atom, yaitu ledakan inti atom yang diakibatkan dari penambahan neutron yang
bertabrakan dengan suatu inti atom.
Ketika berbicara
tentang Uranium yang belum stabil hal yang mungkin terjadi adalah ledakan dan
ledakan maka para negara maju yangh sudah meneliti nuklir sering
memanfaatkannya menjadi senjata yang sangat besar kekuatannya seperti halnya
kejadian di kota Nagasaki dan kota Hiroshima di Jepang pada perang dunia ke 2
dimana negara sekutu memanfaatkannya menjadi senjata dalam bentuk bom atom.
Pada zaman sekarang
pengalihan fungsi manfaat nuklir lebih diarahkan ke bagian pembangkit tenaga
listrik dimana kekuatan nuklir dijadikan menjadi penggerak mesin yang
menghasilkan listrik semua itu terjadi pada reaktor nuklir sebagai tempat
berlangsungnya proses tersebut,di Indonesia pemanfaatan nuklir lebih mengarah
ke penelitian mengingat dana yang dibutuhkan besar sekaligus banyak dampak
positif dan negatif.
Dampak
positifnya khususnya di Indonesia untuk membantu menteri pertanian untuk menentukan
daerah-daerah subur dan tanaman yang layak untuk ditanam,membantu menteri
peternakan dibidang ternak sapi untuk mengawetkan sperma sapi guna
mengembangbiakkan sapi tanpa adanya sapi jantan,membantu menteri pangan untuk mengawetkan
makanan juga meneliti dan memperhatikan iklim perubahan yang terjadi di
kota-kota besar.
3.Reaksi
Fisika
Hal ini berbeda
dengan reaksi kimia, reaksi fisika pada reaktor sering disebut juga reaksi fisi
nklir, fisi nuklir terjadi akibat pembelahan inti atom menjadi atom yang lebih
kecil dalam bentuk foton dan neutron bebas (sinar gama), pada reaksi ini inti
atom akan melepaskan energi yang sangat besar. Fisi nuklir menghasilkan energi
listrik yang dapat dimanfaatkan untuk senjata berbahan nuklir. Pada reaktor
nuklir memungkinkan terjadinya proses reaksi berantai yang mampu melepaskan
energi dalam tinhkat yang terkontrol di dalam reaktor nuklir, selain itu
dihasikannya gas atau uap yang terjadi pada proses berlangsungnya reaktor
nuklir diakibatkan dari panas
4.Proses
kedua reaksi
Ketika
direaksikan dengan neutron maka akan
menghasilkan
unsur ini menjadi tidak stabil ketika unsur
ini tidak stabil maka proses nya bisa mengakibatkan ledakan yang sangat besar
seperti bom atom hal ini akibat tumbukan
dengan Neutron,disinilah terjadi Momentum
atau tumbukan suatu benda dengan benda lain sehingga menghasikan benda yang
baru seperti halnya proses reaksi reaktor nuklir.
Maka
untuk menghindari hal ini diberikan semacam cairan daam bentuk air untuk
mengurangi panas akibat proses ketidak stabilan reaksi unsur tersebut sehingga
reaksinya menjadi melambat.
Cara
lain untuk memperlambat proses
belum stabil tersebut setelah memberikan
air adalah dengan menambahkan batang logam yang terbuat dari katnium untuk
memberi tempat menempelnya
yang beum stabil tersebut.
Sehingga
kita bisa mengatur kapan unsur tersebut bereaksi dan berapa jumlah unsur yang
kita butuhkan, letak fungsi batang logam katnium itu adalah tempat menempelnya
yang
belum stabil untuk dimanfaatkan menjadi tenaga listrik seperti yang kita kenal
pembangkit listrik tenaga nuklir.
5.Proses
dan tahap
Gambar.1.1
Keterangan:
A.Tabung Reaksi F.Pompa
B.Pengendali nuklir G.Generator
C.Raktor H.Turbin
D.Generator
penghasil uap I.Pipa air
E.Tabung Uap J.Mesin pendingin
6.Kesimpulan:
Daya nuklir bersifat
panas, panas pada nuklir tersebut dimanfaaatkan sebagai pembangkit tenaga
listrik selain itu panas dari nuklir tersebut dimanfaatkan untuk rumah dab
pemanas industri. Reaksi nuklir terjadi akibat penambahan satu atau lebih atom
yang menyebabkan terjadinya ledakan dari atom tersbut yang menghasilkan
struktur yang lebih kecil dan kompleks. Fasilitas penelitian yang tersedia dalam reaktor nuklir contohnya yang ada
di BATAN bandung dibagi menjadi 7 bagian
yaitu:
1.bidang reaktor.
-teras reaktor.
Pada bagian ini kita dijelaskan bagian-bagian dasar reaktor nuklir yang
tersedia di BATAN yang sudah memenuhi standar internasional.
-operator reaktor.
Pada bagian ini kita dijelaskan jumlah operator yang bekerja pada reaktor
nuklir yang harus berjumlah ganjil karena jika harus mengambil suatu keputusan
harus selalu ada keputusan yang cepat.
-konstruksi reaktor.
Pada bagian ini kita dijelaskan akan konstruksi yang terjadi ketika reaktor
nuklir beroperasi walau pada saat itu reaktor nuklir tidak sedang beroperasi.
2.bidang fisika.
-alat ukur tahanan listrik.
Di BATAN sendiri tegangan listrik yang digunakan semuanya bertegangan
tinggi sehingga hampir disetiap sudut kita melihat petunjuk yang
mengatakan”listrik bertegangan tinggi”.
3.bidang keselamatan dan kesehatan
kerja.
Pada bagian ini kita dijelaskan bagaimana cara menjaga keselamatan dan
kesehatan kerja mulai dari hal terkecil hingga terbesar seperti mengetahui
apakah ada terjadi radiasi di bagian tubuh kita dan kita juga diharuskan untuk
memakai baju dan sepatu yang tersedia sebelum memasuki daerah reaktor nuklir
guna menghibdari radiasi.
4.bidang instrumentasi dan elektronika.
Pada bagian ini kita diajak untuk melihat bagaimana operator-operator
reaktor menjalankan reaktor melalui kecanggihan elektronik berdasarkan instrumentasi.
5.bidang senyawa bertanda.
-radioisotop.
Pada bagian ini kita dijelaskan bagaimana ketelitian seorang dokter dalam
menggunakan senyawa bertanda untuk digunakan pada manusia maupun mahluk hidup
yang membutuhkan senyawa tersebut sehingga tidak terjadi kekeliruan sehingga
tetap berjalan sesuai prosedur yang sebenarnya.
6.bidang tata usaha.
-perpustakaan.
BATAN juga menyediakan perpustakaan bagi mahasiswa maupun masyarakat umum
guna memperdalam pemahaman mengenai nuklir maupun hal-hal yang berhubungan tentang
nuklir.
7.bidang UPN.
-ruang monitor.
Pada bagian ini setiap masing-masing yang masuk ke daerah BATAN akan di
pantau lewat monitor yang dijaga ketat oleh petugas di ruang monitor.
-pos pengaman.
Pada bagian ini kita diharuskan mematuhi peraturan dan intruksi yang
berlaku di BATAN jika tidak melaksanakan akan ditegur jika sangat fatal akan
diberi sanksi yang sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar