Senin, 16 Maret 2015

Reaktor Nuklir

1.Pendahuluan
Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) di negara maju  sudah banyak menghasilkan dampak positif untuk negara berkembang seperti negara Indonesia, Para ilmuwan saat ini lebih mengembangkan perkembangan dalam bidang teknologi terutama dibidang teknologi nuklir,
teknologi nuklirpada saat ini sudah hampir semua dimanfaatkan dengan baik, reaksi nuklir merupakan reaksi dimana dua buah muatan nuklir atau partikel nuklir saling bertubrukan. Reaksi  nuklir terbagi menjadi dua yaitu reaksi fusi nuklir dan reaksi fisi nulir, reaksi fusi merupakan reaksi peleburan dua atau lebih inti atom yang akan menjadi atom baru, sedangkan reaksi fisi merupakan reaksi pembelahan inti atom yang disebabkan oleh tubrukan dari inti atom hal ini menghasilkan energi dan atom-atom baru yang bermassa lebih kecil. Para ilmuwan mengembangkan ilmu dalam bidang fisi nuklir salah satu contohya yaitu Reaktor nuklir. Reaktor nuklir kebanyakan merupakan hasil dari reaksi fisi nuklir, kegunaan reaktor nuklir merupakan alat yang bersifat mengatur dan menjaga kestabilan dari reaksi nuklir dan menghindari dari terjadinya ledakan atau yang disebut (bom atom). Reaktor fisi nukir pertama kali ditemukan oleh ahli fisika Perancis Francis Perrin pada tahum 1972 yang ditemukan di tambang Oklo, Gabon (Afrika Barat). Reaktor nuklir banyak dikembangkan setelah ditemukan salah satunya untuk menggerakan kapal selam di Amerika Serikat dan sebagai sumber tenaga listrik untuk menggerakan generator, tetapi Reaktor nuklir sekarang lebih difungsikan sebagai alat pembangkit tenaga listrik hal ini berdampak positif bagi masyarakat tetapi reaktor nuklir di Indonseia saat ini masih diperdebatkan karena dampaknya sangat merugikan bagi masyarakat, karena dampaknya berupa ledakan inti atom yang sering disebut juga sebagai bom atom.


2.Reaksi kimia
Reaksi kimia yang terjadi pada reaktor nuklir itu terletak pada proses pereaksian ketika  diberikan sebuah Neutron sehingga menghasilkan yang belum stabil sehingga jika tidak segera di stabilkan akan terjadi ledakan yang sangat besar.hal itu dapat kita lihat melalui tahap reaksi seperti dibawah ini.
Pada Reaktor nuklir bahan atau unsur kimia yang digunakan merupakan  (Uranium) Contoh dari reaksi nuklir sebagai berikut :           
Hal ini akan berdampak negatif, karena ledakan dari unsur uranium yang akan menghasilkan 3 buah neutron bebas yang akan bertubrukan dengan unsur uranium yang lain hal ini terjadi secara berulang-ulang dan hal ini yang sering kita kenal dengan sebutan bom atom, yaitu ledakan inti atom yang diakibatkan dari penambahan neutron yang bertabrakan dengan suatu inti atom.
Ketika berbicara tentang Uranium yang belum stabil hal yang mungkin terjadi adalah ledakan dan ledakan maka para negara maju yangh sudah meneliti nuklir sering memanfaatkannya menjadi senjata yang sangat besar kekuatannya seperti halnya kejadian di kota Nagasaki dan kota Hiroshima di Jepang pada perang dunia ke 2 dimana negara sekutu memanfaatkannya menjadi senjata dalam bentuk bom atom.
Pada zaman sekarang pengalihan fungsi manfaat nuklir lebih diarahkan ke bagian pembangkit tenaga listrik dimana kekuatan nuklir dijadikan menjadi penggerak mesin yang menghasilkan listrik semua itu terjadi pada reaktor nuklir sebagai tempat berlangsungnya proses tersebut,di Indonesia pemanfaatan nuklir lebih mengarah ke penelitian mengingat dana yang dibutuhkan besar sekaligus banyak dampak positif dan negatif.
Dampak positifnya khususnya di Indonesia  untuk membantu menteri pertanian untuk menentukan daerah-daerah subur dan tanaman yang layak untuk ditanam,membantu menteri peternakan dibidang ternak sapi untuk mengawetkan sperma sapi guna mengembangbiakkan sapi tanpa adanya sapi jantan,membantu menteri pangan untuk mengawetkan makanan juga meneliti dan memperhatikan iklim perubahan yang terjadi di kota-kota besar.


3.Reaksi Fisika
Hal ini berbeda dengan reaksi kimia, reaksi fisika pada reaktor sering disebut juga reaksi fisi nklir, fisi nuklir terjadi akibat pembelahan inti atom menjadi atom yang lebih kecil dalam bentuk foton dan neutron bebas (sinar gama), pada reaksi ini inti atom akan melepaskan energi yang sangat besar. Fisi nuklir menghasilkan energi listrik yang dapat dimanfaatkan untuk senjata berbahan nuklir. Pada reaktor nuklir memungkinkan terjadinya proses reaksi berantai yang mampu melepaskan energi dalam tinhkat yang terkontrol di dalam reaktor nuklir, selain itu dihasikannya gas atau uap yang terjadi pada proses berlangsungnya reaktor nuklir diakibatkan dari panas





4.Proses kedua reaksi
Ketika   direaksikan dengan neutron maka akan menghasilkan  unsur ini menjadi tidak stabil ketika unsur ini tidak stabil maka proses nya bisa mengakibatkan ledakan yang sangat besar seperti bom atom hal ini akibat tumbukan   dengan Neutron,disinilah terjadi Momentum atau tumbukan suatu benda dengan benda lain sehingga menghasikan benda yang baru seperti halnya proses reaksi reaktor nuklir.
Maka untuk menghindari hal ini diberikan semacam cairan daam bentuk air untuk mengurangi panas akibat proses ketidak stabilan reaksi unsur tersebut sehingga reaksinya menjadi melambat.
Cara lain untuk memperlambat proses  belum stabil tersebut setelah memberikan air adalah dengan menambahkan batang logam yang terbuat dari katnium untuk memberi tempat menempelnya yang beum stabil tersebut.
Sehingga kita bisa mengatur kapan unsur tersebut bereaksi dan berapa jumlah unsur yang kita butuhkan, letak fungsi batang logam katnium itu adalah tempat menempelnya  yang belum stabil untuk dimanfaatkan menjadi tenaga listrik seperti yang kita kenal pembangkit listrik tenaga nuklir.







5.Proses dan tahap
Gambar.1.1
Keterangan:
A.Tabung Reaksi                    F.Pompa
B.Pengendali nuklir                G.Generator
C.Raktor                                 H.Turbin
D.Generator penghasil uap     I.Pipa air
E.Tabung Uap                         J.Mesin pendingin
6.Kesimpulan:
Daya nuklir bersifat panas, panas pada nuklir tersebut dimanfaaatkan sebagai pembangkit tenaga listrik selain itu panas dari nuklir tersebut dimanfaatkan untuk rumah dab pemanas industri. Reaksi nuklir terjadi akibat penambahan satu atau lebih atom yang menyebabkan terjadinya ledakan dari atom tersbut yang menghasilkan struktur yang lebih kecil dan kompleks. Fasilitas penelitian yang tersedia dalam reaktor nuklir contohnya yang ada di BATAN bandung  dibagi menjadi 7 bagian yaitu:
1.bidang reaktor.
-teras reaktor.
Pada bagian ini kita dijelaskan bagian-bagian dasar reaktor nuklir yang tersedia di BATAN yang sudah memenuhi standar internasional.
-operator reaktor.
Pada bagian ini kita dijelaskan jumlah operator yang bekerja pada reaktor nuklir yang harus berjumlah ganjil karena jika harus mengambil suatu keputusan harus selalu ada keputusan yang cepat.
-konstruksi reaktor.
Pada bagian ini kita dijelaskan akan konstruksi yang terjadi ketika reaktor nuklir beroperasi walau pada saat itu reaktor nuklir tidak sedang beroperasi.
2.bidang fisika.
-alat ukur tahanan listrik.
Di BATAN sendiri tegangan listrik yang digunakan semuanya bertegangan tinggi sehingga hampir disetiap sudut kita melihat petunjuk yang mengatakan”listrik bertegangan tinggi”.
           

3.bidang keselamatan  dan kesehatan kerja.
Pada bagian ini kita dijelaskan bagaimana cara menjaga keselamatan dan kesehatan kerja mulai dari hal terkecil hingga terbesar seperti mengetahui apakah ada terjadi radiasi di bagian tubuh kita dan kita juga diharuskan untuk memakai baju dan sepatu yang tersedia sebelum memasuki daerah reaktor nuklir guna menghibdari radiasi.
4.bidang instrumentasi dan elektronika.
Pada bagian ini kita diajak untuk melihat bagaimana operator-operator reaktor menjalankan reaktor melalui kecanggihan elektronik berdasarkan instrumentasi.
5.bidang senyawa bertanda.
-radioisotop.
Pada bagian ini kita dijelaskan bagaimana ketelitian seorang dokter dalam menggunakan senyawa bertanda untuk digunakan pada manusia maupun mahluk hidup yang membutuhkan senyawa tersebut sehingga tidak terjadi kekeliruan sehingga tetap berjalan sesuai prosedur yang sebenarnya.
6.bidang tata usaha.
-perpustakaan.
BATAN juga menyediakan perpustakaan bagi mahasiswa maupun masyarakat umum guna memperdalam pemahaman mengenai nuklir maupun hal-hal yang berhubungan tentang nuklir.
7.bidang UPN.
-ruang monitor.
Pada bagian ini setiap masing-masing yang masuk ke daerah BATAN akan di pantau lewat monitor yang dijaga ketat oleh petugas di ruang monitor.
-pos pengaman.
Pada bagian ini kita diharuskan mematuhi peraturan dan intruksi yang berlaku di BATAN jika tidak melaksanakan akan ditegur jika sangat fatal akan diberi sanksi yang sesuai dengan peraturan yang berlaku.



Tidak ada komentar: