“CAHAYA
SEBAGAI GELOMBANG”
Dalam
praktikum minggu lalu mami membahas mengenai cahaya sebagai gelombang dengan
bahan praktek yakni mengukur ketebalan dari benda terkecil/tertipis disekitar
kita dengan bantuan laser,penggaris,celah ganda,dan benda yang akan diukur.
Namun
yang kami ukur pada minggu lalu adalah ketebalan rambut masing masing kelompok
gelombang dua praktikum fisika dasar yaitu:
|
Nama mahasiswa
|
Panjang rambut.
|
|
1.harry
|
Belum diukur.
|
|
2.macdy
|
8.0 mm
|
|
3.santo
|
11.0 mm
|
|
4.sovy
|
7.2 mm
|
|
5.fahmi
|
8.0 mm
|
|
6.alam
|
8.7 mm
|
|
7.rio
|
8.8 mm
|
Alat/bahan
yang digunakan.
|
Alat/bahan
|
Fungsi.
|
|
1.Celah ganda
|
Menentukan jarak gelap terang
|
|
2.laser
|
Sumber cahaya
|
|
3.penggaris
|
Mengukur jarak
|
|
4.rambut
|
Bahan praktek
|
gambar:cahaya
sebagai gelombang.
Penjelasan
gambar diatas:
d=lebar
benda.
p=jarak
titik terang ke titik terang.
l=jarak
celah ke titik terang.
=panjang gelombang laser.
Dan
dapat diketahui persamaan sebagai berikut:
=
Sehingga
dalam mengukur ketebalan rambut dapat menggunakan persamaan diatas dimana d=lebar rambut ,p=jarak titik terang
dinding dengan sumber cahaya,l=jarak titik celah rambut ke titik terang sumber
cahaya, =panjang gelombang sumber cahaya.
Berdasarkan
data diatas dapat dihitung tebal rambut masing-masing kelompok praktikum
fisdas1 gelombang kedua.
Misalnya
yg kita ukur rambut “santo” maka berdasarkan hasil pengukuran diketahui
l=89cm,p=6mm, =8mm ,maka tebal rambut
“santo” atau :
=
:
=
=11mm,
Kesimpulan
Berdasarkan
hasil percobaan atau praktikum minggu lalu,saya khususnya dapat memahami cara
mengukur tebal sebuah benda yang ukurannya sangat relatif kecil bahkan merasa
tidak mungkin bisa diukur.
Namun dengan bantuan alat seperti laser dan
penggaris dan rumus
=
semua masalah tersebut dapat terselesaikan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar